Di setiap game esports biasanya memiliki peraturan sendiri, sebagai contoh LOL yang dimana Riot Games turun langsung dalam menyelenggarakan turnamen.
Contoh lainnya adalah Valve yang tidak banyak ikut campur dalam turnamen Counter-Strike: Global Offensive (CSGO).
Sistem Transfer Pemain
Untuk bursa pasar atlet di masinng-masing gam esports bisa dibilang berbeda-beda.
Sebagai contoh, LOL adalah salah satu game yang memilki peraturan ketat untuk transfer pemain karena Riot memang langsung turun tangan.
Dengan adanya regulasi dari Riot biasanya kontrak antara tim esports dan atlet memiliki standarisasi.
Beberapa organisasi juga menerapkan hal yang serupa dengan regulasi yang ditentukan oleh pihak mereka masing-masing.
Baca Juga: Wow! Inter Milan Dan Bali United Masuk Ke Dalam Dunia Esports
Lalu, Bagaimana dengan Bursa Transfer di Indonesia?
Peraturan untuk transfer atlet pemain esports di Indonesia masih tergantung pada publisher game.
Ada publisher yang telah membuat regulasi terkait transfer pemain profesional ada juga yang belum.
“Kami ada digameFree Fire dan Arena of Valor,” kata WijayaNugroho,Business Development, Esports Manager dari SEA(akaGarena).